Abu Hurairah r.a.
berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Nabi dan berkata,
'Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya (dalam satu
riwayat: paling utama 3/188)?' Beliau bersabda, 'Kamu bersedekah, dan kamu dalam
keadaan sehat dan kikir (dalam satu riwayat: rakus). Kamu takut fakir dan
mencita-citakan kaya. Namun, jangan menunda sehingga (nyawamu) sampai di
tenggorokan baru kamu berkata, 'Untuk si Fulan sekian dan si Fulan sekian,
padahal benda itu telah ada pada Fulan.'"
